Wiwit Widiansyah Raih Doktor, IKA STKS Sulsel Pacu Alumni Perkuat Pengabdian Sosial
PENAJURNALIS, MAKASSAR — Keluarga besar Ikatan Keluarga Alumni (IKA) STKS/Poltekesos Bandung DPW Sulawesi Selatan menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Kakanda Wiwit Widiansyah, S.ST., M.Si., Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Makassar Kementerian Sosial RI, atas keberhasilannya meraih gelar Doktor pada Program Studi Pendidikan Masyarakat, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar alumni STKS/Poltekesos Bandung. Selain sebagai pencapaian akademik, gelar doktor yang diraih Wiwit diharapkan semakin memperkuat kontribusi keilmuan dan profesionalisme dalam pengembangan pendidikan masyarakat serta pembangunan kesejahteraan sosial.
Plt Ketua IKA STKS/Poltekesos Bandung DPW Sulawesi Selatan, Firman Mansyur, S.ST., M.M., menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar capaian tersebut menjadi inspirasi bagi seluruh alumni untuk terus meningkatkan kapasitas, memperluas wawasan, dan memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
“Selamat dan sukses kepada Kakanda Wiwit Widiansyah atas keberhasilannya meraih gelar Doktor. Semoga ilmu, pengalaman, dan capaian akademik yang diperoleh dapat memberikan kontribusi yang semakin besar bagi pengembangan pendidikan masyarakat dan pembangunan kesejahteraan sosial,” ujar Firman.
Menurut Firman, peningkatan kapasitas akademik harus berjalan seiring dengan penguatan praktik, kompetensi, dan profesionalisme pekerja sosial. Pendidikan tidak hanya menjadi sarana pengembangan pengetahuan, tetapi juga harus mampu mendorong lahirnya solusi dan pelayanan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Bagi kami di IKA, capaian Kakanda Wiwit bukan hanya keberhasilan pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan keluarga besar alumni STKS/Poltekesos. Ini menjadi motivasi bagi alumni untuk terus meningkatkan kapasitas dan mengambil peran dalam pembangunan kesejahteraan sosial,” tambahnya.
Dorong Kolaborasi Strategis IKA dan BBPPKS Makassar
Lebih lanjut, Firman menegaskan komitmen IKA STKS/Poltekesos Bandung DPW Sulawesi Selatan untuk membangun komunikasi dan kolaborasi strategis bersama BBPPKS Makassar Kementerian Sosial RI.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui berbagai program penguatan kapasitas dan kompetensi pekerja sosial, seminar, pelatihan, pengembangan pengetahuan dan praktik pekerjaan sosial, hingga kegiatan pengabdian sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Firman menyebutkan bahwa alumni STKS/Poltekesos Bandung memiliki potensi besar dalam mendukung berbagai program kesejahteraan sosial melalui pengalaman, keilmuan, dan jejaring profesional yang dimiliki.
“Alumni STKS/Poltekesos memiliki pengalaman, keilmuan, dan jejaring yang sangat potensial untuk dikolaborasikan. Kami ingin membangun komunikasi dan sinergi yang lebih kuat dengan BBPPKS Makassar agar ke depan dapat lahir program-program nyata yang memberikan manfaat bagi pekerja sosial dan masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap silaturahmi antara IKA STKS/Poltekesos Bandung DPW Sulawesi Selatan dan BBPPKS Makassar dapat menjadi langkah awal menuju kerja sama yang berkelanjutan. Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertemuan, tetapi ditindaklanjuti melalui program bersama yang terarah dan memberikan dampak positif.
“Harapan kami ke depannya, silaturahmi ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih konkret. IKA dan BBPPKS hadir sebagai bagian dari ekosistem yang memperkuat pekerja sosial, meningkatkan kapasitas alumni, dan mendukung pelayanan kesejahteraan sosial di Sulawesi Selatan,” pungkas Firman.
Dengan semangat kebersamaan, silaturahmi, dan pengabdian, IKA STKS/Poltekesos Bandung DPW Sulawesi Selatan berkomitmen terus memperkuat jejaring alumni dan mendukung pengembangan profesi pekerjaan sosial. Kolaborasi bersama BBPPKS Makassar diharapkan dapat membuka ruang bagi berbagai inovasi dan program strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat pembangunan kesejahteraan sosial di Sulawesi Selatan. (*)



