BREAKING NEWS

Polisi Hadir di Tengah Jemaah Subuh, Polres Pelabuhan Makassar Ajak Warga Perangi Narkoba dan Cegah Tawuran

PENAJURNALIS, MAKASSAR – Polres Pelabuhan Makassar terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Subuh Keliling di Masjid Babussalam, Jalan Bung Hatta, Kecamatan Wajo, Kota Makassar.

Kegiatan yang dihadiri personel Polres Pelabuhan Makassar bersama KOMPOL Surono Haji Wata tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya narkoba, perkelahian kelompok, dan berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan tersebut. Seusai melaksanakan salat Subuh, personel kepolisian berbaur dengan jemaah, membangun komunikasi langsung sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Kehadiran polisi di lingkungan masjid menjadi bagian dari pendekatan humanis Polres Pelabuhan Makassar dalam memperkuat hubungan dengan masyarakat, sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih dekat tanpa sekat.

Edukasi Bahaya Narkoba, Keluarga Jadi Benteng Utama

Salah satu perhatian dalam kegiatan Subuh Keliling tersebut adalah ancaman peredaran dan penyalahgunaan narkoba, khususnya terhadap generasi muda.

Masyarakat diingatkan bahwa upaya pencegahan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif keluarga, lingkungan sosial, serta seluruh elemen masyarakat.

Orang tua didorong untuk lebih memperhatikan pergaulan anak, membangun komunikasi yang terbuka dalam keluarga, serta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi menjerumuskan generasi muda ke dalam penyalahgunaan narkotika.

Selain membahayakan kesehatan dan masa depan generasi muda, penyalahgunaan narkoba juga berpotensi memicu berbagai persoalan sosial dan tindak kriminalitas yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat.

Karena itu, kepedulian terhadap lingkungan sekitar menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkoba.

Cegah Perkelahian Kelompok, Polisi Ajak Warga Tidak Mudah Terprovokasi

Selain persoalan narkoba, kegiatan Subuh Keliling juga dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat bersama-sama mencegah perkelahian kelompok dan potensi konflik antarwarga.

Warga diimbau agar tidak mudah terpancing provokasi, menghindari tindakan main hakim sendiri, serta mengedepankan komunikasi dan penyelesaian persoalan secara damai.

Kepedulian masyarakat dalam menjaga hubungan baik antarwarga dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah persoalan kecil berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Melalui komunikasi yang terbuka antara kepolisian, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga, berbagai potensi gangguan kamtibmas diharapkan dapat diantisipasi sejak dini.

Aipda Adil: Polisi Harus Hadir dan Dirasakan Manfaatnya oleh Masyarakat

Sementara itu, Kasubsipenmas Polres Pelabuhan Makassar, AIPDA Adil, menjelaskan bahwa kegiatan Subuh Keliling merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan yang humanis, komunikatif, dan penuh kekeluargaan.

"Kegiatan Subuh Keliling ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi menjadi ruang komunikasi antara polisi dan masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya, sekaligus mengajak warga bersama-sama menjaga lingkungan dari bahaya narkoba dan potensi gangguan kamtibmas," ujar Aipda Adil.

Menurutnya, menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

"Peran keluarga sangat penting dalam melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkoba. Begitu pula dalam mencegah perkelahian kelompok, diperlukan komunikasi, kepedulian, dan kerja sama seluruh warga. Inilah semangat Polisi Bersama Masyarakat yang terus kami bangun," jelasnya.

Aipda Adil menambahkan, kegiatan keagamaan seperti Subuh Keliling menjadi salah satu sarana efektif untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung dalam suasana yang lebih akrab.

Melalui pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin terbuka dalam menyampaikan informasi, keluhan, maupun persoalan keamanan yang terjadi di lingkungan masing-masing.

"Kami berharap hubungan baik antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat. Jangan sampai persoalan kecil berkembang menjadi konflik yang merugikan banyak pihak. Mari bersama menjaga anak-anak kita, menjaga lingkungan, dan menjadikan Kota Makassar tetap aman, damai, serta kondusif," tambahnya.

Polisi Bersama Masyarakat, Hadir Bukan Hanya Saat Ada Masalah

Kegiatan Subuh Keliling di Masjid Babussalam ditutup dengan sesi foto bersama antara personel kepolisian dan jemaah sebagai simbol kebersamaan serta eratnya hubungan antara Polri dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polres Pelabuhan Makassar terus mendorong terbangunnya kesadaran kolektif bahwa menjaga keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Kehadiran polisi di tengah jemaah juga menjadi pesan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya diwujudkan melalui patroli dan penegakan hukum, tetapi juga melalui komunikasi, edukasi, serta kedekatan dengan masyarakat.

Semangat "Polisi Bersama Masyarakat" pun terus diwujudkan melalui langkah nyata, membangun kepercayaan, mempererat silaturahmi, dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, serta kondusif./@²³

Info dari <a href="https://tribratanewspolrespelabuhanmakassar.com" >Polres Pelabuhan Makassar</a>
KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image