Kukuhkan Pengurus Vox Point Indonesia Toraja Utara, Agustinus Bangun Dorong Umat Aktif dalam Politik dan Kemasyarakatan
PENAJURNALIS, TORAJA UTARA – Pelantikan dan pengesahan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Vox Point Indonesia (VPI) Kabupaten Toraja Utara periode 2026–2030 berlangsung penuh khidmat, tertib, dan sukses, Sabtu (29/8/2026). Momentum tersebut menjadi tonggak baru untuk memperkuat semangat pengabdian, persaudaraan, dan kebersamaan dalam kehidupan umat serta masyarakat.
Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Vox Point Indonesia Nomor 025/Kep/DPN/VIII/2026 tentang Pelantikan dan Pengesahan Pengurus DPW Vox Point Indonesia Kabupaten Toraja Utara periode 2026–2030. Prosesi berlangsung dalam suasana penuh syukur dan kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum menyatukan langkah seluruh pengurus untuk menjalankan amanah organisasi.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Vox Point Indonesia Sulawesi Selatan, Agustinus Bangun, SH., MH., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pelantikan tersebut. Ia memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang telah bersedia memberikan waktu, tenaga, pikiran, dan kemampuan untuk mengabdi bagi kepentingan umat dan masyarakat.
“Proficiat, selamat bertugas kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik. Kesediaan menjadi pengurus Vox Point Indonesia adalah jawaban ‘ya’ terhadap panggilan Gereja untuk berjalan bersama dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang rukun dan damai,” ujar Agustinus.
Menurutnya, Vox Point Indonesia bukan sekadar organisasi dengan struktur dan program kerja, melainkan wadah pengabdian yang membuka ruang bagi umat Katolik untuk hadir dan mengambil bagian dalam persoalan kehidupan masyarakat. Kesediaan menjadi pengurus merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kehidupan politik, sosial, kemasyarakatan, serta masa depan bangsa.
Agustinus menegaskan, keterlibatan umat Katolik dalam ruang publik sangat penting untuk menghadirkan kontribusi positif bagi kehidupan demokrasi dan pembangunan bangsa. Politik, katanya, perlu dipandang sebagai salah satu ruang pengabdian untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, menjaga keadilan, memperkuat persatuan, serta menghadirkan kesejahteraan.
“Kesediaan saudara-saudara menjadi pengurus Vox Point Indonesia menunjukkan bahwa ada umat Katolik yang peduli terhadap urusan politik dan kemasyarakatan serta bersedia memberikan diri untuk terlibat aktif. Di tengah kesibukan pribadi, saudara-saudara memberikan waktu dan energi untuk mengurus kepentingan umat,” katanya.
Semangat berjalan bersama atau sinodalitas menjadi salah satu pesan penting dalam pengabdian tersebut. Menurut Agustinus, umat tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, tetapi perlu membangun dialog, saling mendukung, menghargai perbedaan, dan bersama-sama mencari jalan terbaik untuk menghadirkan kebaikan bersama.
Dalam konteks kehidupan demokrasi, umat Katolik juga didorong untuk tidak bersikap apatis terhadap dinamika politik. Partisipasi dalam ruang publik, organisasi kemasyarakatan, maupun partai politik dapat menjadi bentuk tanggung jawab sebagai warga negara selama dijalankan dengan integritas, etika, kedewasaan, dan semangat kebangsaan.
Karena itu, kepengurusan baru DPW Vox Point Indonesia Toraja Utara diharapkan segera menyusun program kerja yang konkret, terukur, dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Rapat kerja menjadi langkah penting untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi, dan menerjemahkan semangat pengabdian ke dalam program nyata.
Agustinus juga menekankan pentingnya memperkuat persatuan umat Katolik, khususnya dalam menghadapi dinamika kehidupan demokrasi dan menyongsong pesta demokrasi 2029. Perbedaan pilihan politik hendaknya tidak menjadi alasan untuk memutus persaudaraan, tetapi menjadi bagian dari proses demokrasi yang dewasa dan bertanggung jawab.
Dalam bidang pendidikan dan kaderisasi politik, DPN Vox Point Indonesia secara berkala menyelenggarakan Diskusi Politik dan Rekoleksi Politik. Kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan kader Katolik yang memiliki wawasan politik kebangsaan, integritas, kepedulian sosial, serta kesiapan untuk berkarya bagi Gereja, masyarakat, dan bangsa.
Agustinus mengajak seluruh pengurus DPW Vox Point Indonesia Toraja Utara untuk menjadikan program kaderisasi sebagai ruang belajar dan pengembangan kapasitas. Kader yang berkualitas diharapkan mampu memahami persoalan bangsa secara objektif, mengedepankan dialog, serta mengambil peran konstruktif dalam kehidupan demokrasi.
Ia juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada pengurus periode sebelumnya atas seluruh pengabdian yang telah diberikan. Pergantian kepengurusan diharapkan tidak menjadi akhir dari kontribusi, tetapi menjadi kesinambungan semangat pelayanan untuk terus memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat.
Untuk periode 2026–2030, Andrew Branch Silambi’, S.Ak., MBA, dipercaya sebagai Ketua DPW Vox Point Indonesia Kabupaten Toraja Utara. Ia didampingi Drs. Johny Parubak, M.Si. sebagai Wakil Ketua I dan Antonius Semben, SE. sebagai Wakil Ketua II.
Pada jajaran pengurus harian, Leonardus Gowarto Palayukan, SH. dipercaya sebagai Sekretaris, didampingi Drs. Herman Taruk Padang sebagai Wakil Sekretaris I dan Rufinus Sa’bi Tandioga, SIP sebagai Wakil Sekretaris II. Posisi Bendahara dijabat Yunus Sandarinding, SE., dengan Yuliati Tumbo, A.Md. sebagai Bendahara I. Pastor Moderator adalah RD. Paulus Tongli.
Dewan Pembina terdiri atas Uskup Agung Keuskupan Agung Makassar; Mgr. Johannes Liku Ada’; Mgr. Petrus Boddeng Timang; Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Makassar; Ketua Komisi Kerawam dan HAK Keuskupan Agung Makassar; serta Vikaris Episkopal Kevikepan Toraja.
Sementara Dewan Penasehat terdiri atas Silverter Lapu’ Tonapa, Agustina Mangande’, Dr. Albertien Pirade’, Dra. Hermin Sa’pang Matandung, M.Mpd., Dra. Fermina Tallulembang, Yohanis Bassang, SE., M.Si., Salvinus Pasang, SP., MP., Stepanus Mangatta, S.T., Drs. Paulus Palondongan, MM, Sofia Maria Kaunang Panglabba, SE, Petus Ferdinand Patanggu, dan Marthen Batong, S.
Kepengurusan juga diperkuat sebelas bidang strategis. Bidang Hubungan Masyarakat dan Publikasi diketuai Avelino Agustinus Pole, Bidang Pengkajian dan Penelitian oleh Matius Parada, S.Kel., M.Si, Bidang Operasional dan Kemasyarakatan oleh Ariston Sempang Rumengan, S.Kom, serta Bidang Pendidikan, Kaderisasi dan Politik oleh Ignatius Tandi Rano, ST.
Selanjutnya, Bidang Organisasi dipimpin Michael Tonapa, SE, Bidang Peranan Wanita dan Perlindungan Anak oleh Jeny R. Popang, ST, Bidang Hukum dan Advokasi oleh Pahala Lammiduk Rumahorbo, SH., MKn, serta Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif oleh Ir. Dominikus Oni Allolinggi.
Bidang Sosial Kebudayaan diketuai Drs. Markus, M.Pd, Bidang Pertanian dan Lingkungan Hidup oleh Agustinus Lamba’, serta Bidang Penanganan Bencana dan Kesejahteraan Sosial oleh dr. Aloysius Tjandra Manukbua’, Sp.THT-BKL, MH. Masing-masing bidang diperkuat anggota sesuai susunan kepengurusan yang telah ditetapkan dalam keputusan organisasi.
Secara keseluruhan, susunan kepengurusan tersebut menunjukkan adanya keberagaman latar belakang, profesi, kompetensi, dan pengalaman yang dapat menjadi kekuatan bagi Vox Point Indonesia Toraja Utara. Keberagaman tersebut diharapkan mampu melahirkan gagasan yang luas dan program pengabdian yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Pelantikan yang berlangsung penuh khidmat dan sukses tersebut akhirnya menjadi lebih dari sekadar pengesahan sebuah kepengurusan. Momentum itu menjadi peneguhan tekad untuk mengubah kepedulian menjadi tindakan, gagasan menjadi karya, serta kebersamaan menjadi kekuatan untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Dengan semangat berjalan bersama, melayani dengan tulus, menjaga persaudaraan, dan berkarya bagi bangsa, DPW Vox Point Indonesia Toraja Utara periode 2026–2030 diharapkan mampu melahirkan kader-kader yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, matang dalam berdemokrasi, dan memiliki keberanian untuk mengambil bagian dalam pembangunan.
Sebab, demokrasi yang sehat membutuhkan warga yang peduli, pembangunan membutuhkan masyarakat yang mau terlibat, dan kerukunan membutuhkan pribadi-pribadi yang bersedia membuka hati untuk berjalan bersama. Dari Toraja Utara, Vox Point Indonesia diharapkan terus menyalakan semangat pengabdian dan menjadi bagian dari energi positif dalam merawat persaudaraan, memperkuat demokrasi, serta membangun Indonesia yang damai, adil, dan sejahtera. (*Rz)



