Puskesmas kotabumi 2 Adakan Vaksin HPV ke SDN. 2 Mulang Maya
PENAJURNALIS.MY.ID, LAMPUNG UTARA - Vaksinasi HPV adalah program imunisasi untuk melindungi tubuh infeksi human papillomavirus (HPV). Vaksinasi ini bermanfaat untuk mencegah kanker di area kelamin dan organ reproduksi, seperti kanker serviks dan kanker penis.
HPV adalah virus penyebab kutil kelamin dan kanker di organ kelamin, seperti kanker serviks, vulva, vagina, penis, dan anus. Virus ini dapat menular melalui kontak langsung dengan kulit penderita, terutama ketika berhubungan seksual,dengan program.
Kesehatan dari pemerintah untuk masyarakat puskesmas kotabumi 2 mengunjungi SDN 2 mulang maya kecamatan Kota bumi selatan untuk mengadakan vaksin HPV kepada siswa putri kelas 1,5 dan 6, di SDN 2 mulang maya pada,Kamis, (06/08/26).
Di jelas kan oleh tiga tiem kesehat dari pukesmas kotabumi 2,Evi Fahmi. And. Kep, Ansori.Amd.kep dan ibu Lilis Suryani.sst.kepada pihak sekolah dan wali murid, :
Vaksinasi HPV merupakan program wajib pemerintah. Vaksin HPV diberikan kepada anak-anak yang memasuki masa remaja, baik perempuan maupun laki-laki. Vaksin ini juga dapat diberikan kepada orang dewasa yang belum pernah atau belum menerima vaksin HPV lengkap."jelas tiem.
Tujuan dan Indikasi Vaksinasi HPV
Vaksinasi HPV dapat dilakukan pada kelompok usia tertentu. Berikut ini adalah penjelasan untuk kelompok penerima vaksin HPV:
Anak-anak
Vaksin HPV akan bekerja lebih baik jika diberikan sebelum terpapar virus HPV, yaitu ketika masih anak-anak dan belum aktif berhubungan seksual.
Oleh karena itu, vaksin ini idealnya diberikan kepada anak usia 9–14 tahun. Pada anak-anak, vaksin HPV perlu diberikan sebanyak 2 kali dengan jeda 6–12 bulan.
Remaja dan dewasa
Vaksin HPV dapat diberikan kepada orang dewasa yang belum menerima atau belum mendapatkan vaksin HPV secara lengkap ketika masih anak-anak. Vaksin HPV bisa diberikan kepada remaja usia 15 tahun hingga orang dewasa usia 26 tahun.
Orang dewasa usia 27–45 tahun juga bisa mendapatkan vaksin HPV, tetapi perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Vaksin HPV dapat diberikan kepada orang dewasa yang telah menikah atau aktif secara seksual, " Ucap Evi.
Namun, perlu diingat, vaksin ini bukanlah alat pengganti kondom yang dapat melindungi tubuh dari infeksi menular seksual lainnya, seperti HIV dan hepatitis B.
Pada remaja dan orang dewasa, vaksin HPV perlu diberikan sebanyak 3 kali. Vaksin kedua diberikan setelah 1–2 bulan vaksin pertama, kemudian vaksin ketiga diberikan setelah 6 bulan", tutur Evi Fahmi.
Peringatan dan Larangan Vaksinasi HPV
Vaksin HPV umumnya tidak direkomendasikan atau ditunda pemberiannya pada orang dengan kondisi berikut:
Memiliki atau pernah mengalami reaksi alergi yang parah terhadap vaksin HPV
Memiliki alergi terhadap ragi, karena ragi merupakan salah satu zat yang terkandung di dalam vaksin HPV
Sedang hamil, tetapi vaksin HPV dapat diberikan setelah ibu melahirkan
Menderita penyakit parah.
Sebelum vaksinasi HPV, petugas kesehatan akan melakukan tanya jawab terkait riwayat kesehatan, riwayat alergi, dan gaya hidup pasien, termasuk aktivitas seksualnya. Setelah itu, petugas kesehatan juga akan menjelaskan keuntungan dan risiko yang bisa didapatkan pasien dari menerima vaksin HPV.
Jika pernah menerima vaksin HPV, petugas kesehatan akan menanyakan waktu vaksinasi HPV sebelumnya, dan bertanya apakah pasien mengalami alergi atau efek samping setelah mendapatkan vaksin. Tujuannya adalah untuk menghindari kemungkinan munculnya reaksi alergi atau efek samping dari vaksinasi HPV.
Prosedur Vaksinasi HPV
Vaksin HPV diberikan melalui suntikan ke dalam otot (injeksiintramuskular) , biasanya di lengan bagian atas. Selain di lengan atas, petugas kesehatan juga dapat melakukan penyuntikan vaksin HPV di paha bagian atas.
Vaksin HPV akan diberikan sebanyak 0,5 ml dalam sekali suntik.", ucap Evi Fahmi.
Sebelum melakukan penyuntikan kepada siswa kls, 1,5 dan 6,petugas tiem kesehatan puskesmas kotabumi 2 ,
Membersihkan area yang akan disuntik dengan kapas beralkohol
Menjepit kulit di sekitar area suntik dengan tangan
Menyuntikkan vaksin HPV hingga ke dalam otot melalui permukaan kulit
Memberikan kain kasa beralkohol untuk menekan area suntikan ketika jarum suntik dilepas, guna mencegah perdarahan
Di sampai kan juga oleh ketua tiem, Evi Fahmi, kepada pihak sekolah,
Kami di beri tugas lansung oleh kapus kotabumi 2,ibu Leni indriana shanti. SKM.M.Kes.
Anak-anak dan remaja perempuan akan diberi tahu kapan vaksinasi HPV perlu dilakukan. Pemberitahuan ini biasanya disampaikan di sekolah oleh petugas puskesmas, untuk di sampaikan kepada orang tua, yang anak perempuannya sudah menjalani vaksinasi HPV dosis pertama tetapi melewatkan dosis kedua harus segera memberitahukan hal tersebut kepada pihak sekolah untuk di sampaikan kepada petugas kesehatan dari puskesmas kotabumi 2 lampung utara. ( Hendrik)






