BREAKING NEWS

 


DBD Mengancam Warga, Plt. Dinkes Langsa Dinilai Abaikan Hak Jawab

PENAJURNALIS.MY.ID, ACEH – Sikap Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kota Langsa kembali menuai sorotan. Kali ini, publik mempertanyakan profesionalisme respons pejabat tersebut dalam menyikapi pemberitaan mengenai ancaman demam berdarah dengue (DBD) pasca banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Langsa.

Sebelumnya, media Cyberkriminal memuat laporan terkait keresahan warga atas meningkatnya populasi nyamuk setelah banjir surut. Dalam laporan tersebut, masyarakat mendesak agar Dinas Kesehatan segera melakukan langkah antisipatif guna mencegah lonjakan kasus DBD.

Namun alih-alih memberikan tanggapan resmi kepada media yang mengangkat isu tersebut, Plt. Dinkes justru mengeluarkan imbauan internal kepada seluruh puskesmas untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Tidak ada klarifikasi, pernyataan resmi, maupun hak jawab yang disampaikan kepada wartawan Cyberkriminal hingga berita ini diturunkan.

Sikap tersebut memunculkan pertanyaan publik. Mengapa respons baru terlihat setelah pemberitaan tayang? Mengapa tidak ada komunikasi terbuka kepada media sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas publik?

“Kenapa harus menunggu berita naik dulu baru ada imbauan? Seharusnya sejak awal turun langsung ke lapangan dan memberikan penjelasan kepada masyarakat,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.

Wartawan Cyberkriminal mengaku telah mengirimkan tautan berita melalui pesan WhatsApp pribadi kepada Plt. Dinkes untuk meminta konfirmasi. Namun hingga kini tidak ada jawaban resmi yang diberikan. Ironisnya, imbauan justru disampaikan melalui salah satu media daring lainnya, tanpa menyertakan klarifikasi kepada media yang pertama kali mengangkat persoalan tersebut.

Dalam prinsip kerja pemerintahan yang baik, komunikasi publik bukan sekadar formalitas. Transparansi, respons cepat, dan keterbukaan terhadap pertanyaan pers merupakan bagian dari tanggung jawab pejabat publik. Terlebih dalam isu kesehatan masyarakat yang berpotensi berdampak luas.

DBD bukan persoalan sepele. Pasca banjir, genangan air yang tersisa menjadi habitat ideal bagi berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti. Tanpa langkah preventif yang terstruktur dan terkoordinasi, risiko peningkatan kasus dapat menjadi ancaman nyata bagi warga.

Publik berharap Plt. Dinkes Kota Langsa dapat menunjukkan profesionalisme yang lebih baik, tidak hanya dalam tindakan teknis di lapangan, tetapi juga dalam komunikasi publik yang transparan dan proporsional.

Cyberkriminal menegaskan akan terus memantau implementasi imbauan tersebut di lapangan, termasuk efektivitas langkah pencegahan yang dijalankan oleh jajaran puskesmas. Hingga berita ini diterbitkan pada 23 Februari 2026, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait.

Redaksi tetap membuka ruang klarifikasi demi keberimbangan informasi.


Pewarta: Hendrik Kaperwil Aceh
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image