Sinergi Ulama dan Media: Menag RI Beri Apresiasi Khusus untuk Ketua PWI Sulsel Terpilih
PENAJURNALIS.MY.ID, MAKASSAR - Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Nazaruddin Umar, secara khusus menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Suwardi Thahir sebagai Ketua PWI Sulawesi Selatan yang baru lewat jalur aklamasi. Hubungan erat dan hangat di antara keduanya begitu terpancar saat sang Menteri tiba di Hotel Claro Makassar, sesaat sebelum agenda ramah tamah dimulai.
Pertemuan penuh keakraban yang diinisiasi oleh Staf Khusus Menteri Agama RI, Dr. Bunyamin Yafid, LC, ini digelar santai di area Resto Hotel Claro Makassar pada Sabtu, 14 Juni 2026.
Sosok Suwardi Thahir, atau yang karib disapa ST, bukanlah orang baru di dunia pers; ia merupakan mantan Pemimpin Redaksi Harian Fajar yang kini mengemban amanah sebagai Komisaris FAJAR Group. Tak hanya itu, ST juga aktif di kancah nasional sebagai Ketua Departemen Humas dan Media Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP-KKSS).
Menariknya, Ketua PWI Sulsel yang baru ini merupakan putra daerah asli Bone, tepatnya berasal dari Desa Lamurukung, Kecamatan Tellu Siattinge. Wilayah tersebut bertetangga dekat dengan kampung halaman Menteri Nazaruddin Umar yang berada di Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone.
Suasana pertemuan kian semarak dengan kehadiran sejumlah tokoh media penting, di antaranya Ketua JMSI Sulsel, Ilham Husain; Direktur Utama Harian Fajar, Faisal Palapa; dan Direktur Harian Rakyat Sulsel, Daswar M. Rewo. Tampak hadir pula perwakilan dari TVRI Nasional serta puluhan pemimpin redaksi media cetak dan daring terkemuka di Sulawesi Selatan.
Pada momentum berharga tersebut, Menteri Agama sempat membedah berbagai isu hangat dan krusial yang tengah berkembang di masyarakat. Beliau menggarisbawahi betapa pentingnya merawat tenun persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.
Menutup perbincangan, Menteri Agama mengajak seluruh tokoh media yang hadir untuk bersama-sama mendoakan agar roda pemerintahan di bawah komando Presiden Prabowo Subianto tetap berjalan stabil, aman, dan kondusif, khususnya dalam menghadapi dinamika kebangsaan saat ini. (*)



