Dekan FIKK UNM: Mahasiswa Baru Harus Tumbuh, Berkarya dan Memberi Manfaat bagi Masyarakat
PENAJURNALIS.MY.ID, MAKASSAR – Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) meneguhkan komitmennya menjadi rumah pendidikan yang inklusif, kolaboratif, aman, sehat, dan berorientasi pada prestasi. Komitmen itu ditegaskan saat menyambut 1.692 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Pelataran Kampus FIKK UNM Banta-bantaeng, Makassar, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Rektor UNM Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., Dekan FIKK UNM Dr. Andi Atssam Mappanyukki, S.Or., M.Kes., para Wakil Dekan, Ketua Jurusan dan Koordinator Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, pengurus organisasi kemahasiswaan serta mahasiswa baru. PKKMB menjadi momentum strategis untuk mengenalkan kehidupan akademik sekaligus menanamkan karakter, kompetensi, jejaring, dan semangat kebersamaan sejak awal perjalanan mahasiswa.
Dekan FIKK UNM Dr. Andi Atssam Mappanyukki menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa baru bukan sekadar menambah jumlah sivitas akademika, tetapi merupakan amanah besar untuk menghadirkan proses pendidikan yang mampu membentuk generasi unggul, profesional, berkarakter, dan memiliki tanggung jawab sosial. Ia mengajak mahasiswa menjadikan FIKK sebagai ruang tumbuh untuk mengembangkan potensi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
“Selamat datang dan selamat bergabung di keluarga besar FIKK UNM. Hari ini bukan hanya awal masa kuliah, tetapi awal proses pembentukan kompetensi, karakter, etika profesi, dan tanggung jawab sosial saudara-saudari sebagai insan akademik,” ujar Andi Atssam.
Menurutnya, keberagaman latar belakang dan jalur penerimaan mahasiswa harus menjadi kekuatan dalam membangun budaya akademik yang terbuka, inklusif, kolaboratif, dan saling menghargai. Setiap mahasiswa harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, menemukan potensi, membangun jejaring, serta meraih prestasi sesuai kemampuan dan cita-citanya.
Andi Atssam menegaskan, FIKK UNM tidak hanya membutuhkan mahasiswa yang kuat secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktik, kemampuan berpikir ilmiah, literasi data, kebugaran, komunikasi, kepemimpinan, etika profesi, serta kemampuan bekerja dalam tim. Karena itu, seluruh fasilitas dan aktivitas akademik harus dimanfaatkan sebagai ruang pembentukan karakter dan kompetensi.
“Manfaatkan setiap perkuliahan, praktikum, laboratorium, lapangan, kegiatan organisasi, penelitian, pengabdian, dan kompetisi sebagai bagian dari proses pembentukan diri. Mulailah membangun portofolio prestasi sejak semester pertama,” pesannya.
Komitmen menjadikan FIKK UNM sebagai rumah prestasi menjadi salah satu pesan utama Dekan. Ia menekankan bahwa prestasi tidak boleh dipersempit hanya pada medali, piala, atau podium, tetapi harus dimaknai sebagai kemampuan mahasiswa menghasilkan karya, inovasi, gagasan, serta kontribusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Prestasi tidak semata-mata diukur melalui medali dan podium, tetapi juga melalui pencapaian akademik, karya ilmiah, inovasi, kewirausahaan, kepemimpinan, pengabdian kepada masyarakat, serta kemampuan membawa nilai sportivitas dan kesehatan ke tengah masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Plt. Rektor UNM Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., mengajak seluruh sivitas akademika membangun paradigma positif dalam menghadapi dinamika kehidupan kampus. Menurutnya, perbedaan pandangan dan kritik merupakan bagian dari proses pendewasaan apabila mampu dikelola secara bijaksana dan dijadikan energi untuk melakukan perbaikan.
“Jangan saling membenci, tetapi harus saling menghargai. Alhamdulillah kita selalu kompak. Selalu ada dinamika, tetapi tetap harus mampu diolah menjadi hal positif,” ujar Prof. Farida. Ia juga berpesan agar kepemimpinan FIKK UNM terus diarahkan pada semangat pengabdian, pelayanan, dan integritas demi kemajuan lembaga serta seluruh sivitas akademika.
Khusus kepada 1.692 mahasiswa baru, Prof. Farida memberikan motivasi agar mereka memiliki tekad kuat menyelesaikan pendidikan tepat waktu dengan kesungguhan, disiplin, dan tanggung jawab. “Ikhtiarkanlah, para mahasiswaku, bahwa sebelum empat tahun harus sudah sarjana dan selesai studinya. Saya hadir untuk menyemangati ananda semua karena kita adalah UNM dan UNM untuk semua,” pesannya.
Melalui PKKMB 2026, FIKK UNM meneguhkan langkah menjadi rumah pendidikan sekaligus rumah prestasi yang memberi ruang bagi mahasiswa untuk belajar, berproses, berkarya, berinovasi, berkolaborasi, dan mengabdi. Dengan lingkungan yang inklusif, aman, sehat, dan bermartabat, FIKK UNM optimistis melahirkan generasi unggul di bidang keolahragaan dan kesehatan yang berintegritas, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (*Rz)



