Warga jalan Nuri Bonto Bontoa protes tembok beton setinggi tiga meter dipasang didepan rumah warga sehingga tidak bisa masuk dan keluar rumah
PENAJURNALIS.MY.ID, GOWA, Sungguminasa,19,Juni,26, salah satu warga mengklaim tanah yang di jadikan jalan poros /lorong yang tembus ke jalan basoi dg bunga, depan masjid agung syekh Yusuf Sungguminasa kabupaten Gowa,
Sampai saat ini pemerintah setempat belum membayar tanahnya yang di jadikan ruas jalan,
Menurut pemilik tanah yang berinisial/ YS, menyatakan kepada warga yang protes akibat rumahnya di tutupi pagar beton setinggi tiga meter sehingga tidak bisa lagi masuk ke rumah masing-masing, jika ingin tembok ini saya buka kembali saya ingin di bayar untuk kerugian tanah milik orang tua saya, yang sampai saat ini pemerintah setempat tidak pernah membayar saya, jadi tembok ini saya bangun untuk menunggu pembayaran dari pemerintah atau pihak warga yang rumahnya ditutupi tembok beton
YS, juga TDK segan segan membayar preman untuk berjaga di lokasi acara pembangunan tembok tetap berjalan dengan lancar, namun seiring berjalannya pekerjaan tembok yang menutupi rumah warga sebanyak enam rumah, seakan jadi kuburan tanpa penghuni lagi,
Pemerintah setempat belum bisa memberikan kepastian tentang masalah ini bahkan ibu camat somba Opu,dan kepala lurah Bonto Bontoa, sampai saat ini masih bungkam, dan tidak ada respon bagi warganya yang tersolimi
salah satu warga yang menjadi korban menyatakan kepada pihak media saat di kompir ,memohon kepada seluruh jajaran pemerintah setempat dan kepolisian agar dapat di bantu dengan selayaknya / hak asasi manusia HAM, mohon bantuannya agar masalah ini cepat selesai



